Jumat, 21 Januari 2011

INSTALL AUDIO UNTUK MODIFIKASI

BUKAN SEKADAR INDAH

Perhatikan juga kinerja peranti agar biar enak dinikmati

Kreativitas, inovasi, kerapian, dan harmonisasi kosmetik audio jadi point penting untuk meraup angka besar dalam kontes modifikasi. Walau begitu pemilihan peranti tepat akan sangat menolong ketika kontes berlangsung. Utamanya, berkaitan dengan fungsi masing-masing peranti. Intinya, ketika juri menilai kinerja peranti dalam kondisi prima. Rahmat
1. Kosmetik
Tentukan tema kosmetik audio. Lihat mobil-mobil kontes dunia dalam meracik audio sebagai bahan referensi. Usahakan buat sketsa, biar nggak nyesel setelah jadi. Pilih material kosmetik, vynil atau fiber. Kalau mau cepat pakai kayu Mdf plus vynil. Umumnya mobil demo ekstrem memakai bahan fiber. Lantaran bentuknya dapat dibuat fantastis.
Usahakan komposisi desain jangan sampai bertabrakan dengan mobilnya. Finishing sempurna akan mudah mendapat nilai tinggi. Agar makin sip, unsur kreativitas seperti adanya efek lampu, motorized, dan trik anyar lainnya akan lebih oke lagi. Dan tak kalah penting unsur rigiditas untuk menempatkan peranti mutlak dilakukan.
2. Head unit, VCD, dan DVD
Pilih pengontrol suara/visaual sesua dengan tema yang diambil. Akan lebih lengkap jika peranti stereo murni dan visual ini ada dalam satu mobil. Untuk head unit pilih peranti dengan fitur lengkap, semisal adanya x-over aktif, eqaualizer, atau time delay. Agar suara mudah diatur dan berkualitas. Baru kemudian perhatikan desain luarnya. Umumnya produk berkuaitas dari merek terkenal punya tampilan memukau.
Khusus buat VCD/DVD pilih yang punya resolusi gambar prima. Biasnya merek top telah merancang mekanik teve dengan beberapa variasi gerakan. Sehingga dapat dilihat dari beberapa sudut. Jika ingin lebih oke, tambahkan layar monitor.
3. Subwoofer dan Speaker
Peranti ini bukan main pentingnya untuk menghasilkan suara mantap. Khusus buat subwoofer pilih yang punya desain indah, tapi kualitasnya suara ciamik. Merek-merek beken menyediakan sub dengan desain cantik. Nantinya dapat berguna ketika konus sub dipasang terbalik.
Sedangkan speaker pilih sesuai kebutuhan, kalau kebanyakan dan penempatnnya salah malah bikin suara sember. Paling penting buat sub dan speaker pilih produk berkualitas agar dapat dipakai lama. Lebih penting lagi, perhatikan ketika dipasang, usahakan dudukannya dibuat rigid untuk mengaejar kualitas suara prima.
4.Power Amplifier
Pilih power ampli dengan daya sesuai kebutuhan. Jangan sampai mubazir, padahal budgetnya dapat dialihkan untuk mempercantik bagian lain. Memang sih untuk menghasilkan suara prima dibutuhkan watt besar, istilahnya speaker atau sub jadi enggak loyo.
Nah, setelah itu baru lihat tampilannnya. Umumnya power anyar dari merek terkenal punya desain eksotik. Hal ini jadi point tambahan ketika akan dikombinasikan dengan kosmetek plus peranti lainnya.
5. Aksesori
Equalizer, pre-amp, kabel, x-over aktif, kapasitor bank, dan fuse block bukan sekadar peranti biasa. Beberapa peranti ini bila dipadukan harmonis dan sesuai tema yang dipilih akan menimbulkan efek dramatis. Untuk memilihnya tergantung sistem yang akan dianut. Karena ada beberapa peranti yang terkadang sudah ada di head unit jadi tak diperlukan lagi seperti equalizer dan x-over aktif. Kalau hal ini lebih berkait pada kebutuhan instalatur ketika menyeting untuk menghasilkan suara bagus.

Jumat, 14 Januari 2011

Macam Macam Loudspeaker

Mengenal Jenis Speaker Car AudioDi dalam sebuah sistem car audio pastinya terdiri dari berbagai perangkat, dan yang paling umum adalah head unit dan speaker. Speaker berfungsi untuk mengeluarkan yang berasal dari head unit dalam sistem car audio. Speaker itu sendiri adalah suatu alat electromechanical transducel yang merubah energi listrik menjadi mekanik hingga menjadi sebuah energi bunyi (suara).
Rentang frekuensi suara yang mampu dihasilkan sistem speaker adalah diantara 20 Hz – 20 Khz dan itu adalah sesuai dengan rentang fekuensi pada pendengaran manusia. Berdasarkan rentang frekuensi itulah, speaker terbagi lagi dalam beberapa jenis. Jenis-jenis speaker itu umumnya adalah :

1. Tweeter
adalah speaker yang biasanya berukuran kecil 0,5 inci, paling besarpun berukuran 4 inci, tergantung merk dan kemampuan cakupan frekuensinya. Fungsi tweeter adalah untuk mereproduksi frekuensi tinggi yang cakupannya pada rentang 3500 Hz hingga 20 Khz. Contoh suara frekuensi tinggi ini antara lain adalah seperti suara vokal, cymbal drum dan suara dentingan alat musik lainnya. Tweeter pun juga ada yang dikenal dengan sebutan super tweeter / ribbon tweeter. Jenis ini memiliki bentuk yang berbeda dari tweeter biasa, biasanya persegi panjang dibentuk plat tipis dan mampu menghasilkan suara high frekuensi yang tidak dapat dijangkau oleh tweeter biasa, yaitu pada rentang 5 – 23 Khz.
2. Midrange
adalah speaker yang umumnya berukuran sekitar 3-4 inci yang memiliki cakupan frekuensi 350-4500Hz. Midrange ini biasanya diikutsertakan pada 1 set sistem 3 way car audio. Tugasnya untuk membantu menyempurnakan high frekuensi atau mengakomodasi vokal yang terdengar agar lebih fokus dan jelas.
3. Midbass
adalah jenis speaker yang juga biasa disebut midwoofer, fungsinya untuk menghasilkan suara berfrekuensi dengan rentang 80-350 Hz. Suara yang dihasilkan midbass lebih didominasi pada suara rendah. Biasanya midbass memiliki diameter 5-7 inci.
4. Subwoofer / woofer
Fungsi speaker yang satu ini adalah untuk menghantarkan suara berfrekuensi rendah atau suara bass. Untuk woofer dibatasi pada rentang frekuensi 100 Hz atau dibawahnya, namun woofer yang mampu menyemburkan suara pada rentang frekuensi 40 Hz dan dibawahnya bisa disebut sebagai sebuah subwoofer. Pada umumnya subwoofer memiliki ukuran 12, 15, 18 inci sedangkan woofer sekitar 8-10 inci.

Speaker Coaxial
Jenis speaker itu sendiri dapat dibagi lagi dalam 3 jenis berdasarkan kelompok besarnya, yaitu :
1. Speaker Dual Cone
Jenis speaker ini memiliki kualitas suara yang sangat standar, bentuknya dilengkapi dengan dua buah konus. Biasanya speaker jenis ini sudah digunakan sebagai speaker standar pabrikan untuk tiap mobil. Speaker jenis ini juga bisa disebut sebagai speaker full range karena memang mampu menghasilkan   rentang frekuensi yang luas, namun tidak maksimal, terutama untuk speaker OEM mobil.
2. Speaker Coaxial
Speaker jenis ini memiliki desain dengan posisi woofer, midrange ataupun tweeter yang menyatu dalam satu poros. Speaker coaxial pun memiliki jenis 2 way (tweeter , woofer), 3 Way (tweeter, midrange, woofer) dan ada juga yang 4 way (2 tweeter, midrange, woofer)
3. Speaker Split / Speaker Component
Jenis speaker ini dilengkapi dengan midbass, midrange, tweeter yang terpisah-pisah untuk dijadikan dalam satu set sistem speaker. 1 set speaker split juga dilengkapi dengan perangkat elektronik bernama crossover passive yang berfungsi untuk memila-milah atau membagi frekuensi suara agar tweeter, midrange dan midbass mendapat frekuensi yang sesuai dengan kemampuannya. Jenis ini dapat terbagi lagi dalam 1 set jenis 2 way (Midbass, Tweeter), 3 Way (Midbass, Midrange, Tweeter). Jenis ini adalah yang paling baik untuk mendapatkan kualitas suara paling bagus untuk sistem audio mobil, karena posisinya yang juga dapat diposisikan secara terpisah-pisah.

Speaker FullrangeDari banyaknya jenis perangkat car audio yang termasuk ke dalam golongan speaker inilah sebuah sistem instalasi audio mobil dapat terangkai oleh tangan seorang instalatur audio dengan speaker sistem 2 way ataupun 3 way dengan berbagai desain dan tuning yang berbeda-beda. Setelah mengenalkan jenis speaker ini, SO juga menghadirkan artikel berkaitan dengan sistem 2 way dan 3 way.


By  http://www.situsotomotif.com/audio-mobil/audio-tips/mengenal-jenis-speaker-car-audio

Kamis, 16 Desember 2010

MEMPERBAIKI CASSETTE RECORDER

MEMPERBAIKI CASSETTE RECORDER

Bila cassette recorder mengalami kerusakan atau problem dalam pengoperasian, sebaiknya perbaikilah, agar tahu apa yang terjadi sebenarnya.
Anda dapat memperbaiki sendiri jika memang bisa atau ingin bisa, bila terlalu takut atau anda tidak bisa, kita harus membutuhkan orang yang ahli dalam reparasi atau memperbaiki cassette recorder anda agar bisa pulih seperti semula....
Berikut tips dari saya......>>>>^_^

Langkah pertama adalah siapkan alat-alat yang digunakan:
  • obeng
  • kapas
  • pinset
  • toolset 
Kemudian mulailah untuk mereparasi:
  1. Hapus semua kaset yang mungkin di dalam mesin sebelum menyalakan ke bawah dan  mencabut mesin. Cari sekrup yang menghubungkan panel atas unit dan menghapusnya. Atur panel samping; melacak semua sekrup sehingga Anda dapat dengan mudah menempatkan mesin kembali bersama-sama ketika Anda selesai.
  2. Cari sabuk drive di dalam mesin. Sabuk ini merupakan bagian dari perakitan yang mengangkut pita. Seiring waktu sabuk ini dapat menjadi rusak atau aus seperti ikat pinggang di dalam mobil. sabuk Sentuh untuk menentukan apakah itu yang lengket atau berminyak.Jika demikian, gunakan kapas dicelupkan ke dalam senyawa karet pembersih untuk membersihkan sabuk. Memajukan sabuk dengan memutar pulley atau motor penggulung besar melingkar.
  3. Tentukan jika sabuk drive rusak atau hampir rusak. Lepaskan sabuk yang rusak dengan menggunakan tang panjang hidung atau pinset, Anda mungkin perlu menghapus sabuk lain untuk sampai ke sabuk rusak. Gunakan jenis yang sama sabuk untuk penggantian. Pegang sabuk yang sangat longgar dan membungkusnya di sekitar katrol.Jika Anda harus menghapus sabuk lain untuk sampai ke satu rusak, menggantikannya dengan cara yang sama.
  4. Periksa untuk melihat apakah tuas telah bekerja sendiri longgar.Jika demikian, cari sekrup mounting dan kencangkan. Anda juga akan melihat mata air sebagai bagian dari mekanisme eject. Jika musim semi telah datang melepas, cukup kembali menggunakan tang berhidung panjang atau pinset. Jika musim semi telah menjadi rusak, Anda akan perlu untuk menggantinya.

MENJELASKAN PRINSIP KERJA COMPACT CASSETTE RECORDER

Karena fasilitas dan mendengarkan rekaman musik favorit hampir di mana saja dan kapan saja, perekam kaset-mewakili item hiburan yang sangat dihargai (dan secara implisit, dijual) di seluruh dunia, khususnya antara 1970-1990. Hal ini cepat digantikan tape recorder portabel reel-to-reel dan pemain rekaman (pick-up), karena penanganan meningkat (pita magnetik ditutup ke dalam kaset plastik kecil, lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam perekam) dan meningkat / Karena fasilitas mendengarkan dan merekam musik favorit hampir di mana saja dan kapan saja, perekam kaset-mewakili item hiburan yang sangat dihargai (dan secara implisit, dijual) di seluruh dunia, khususnya antara 1970-1990. Hal ini cepat digantikan tape recorder portabel reel-to-reel dan pemain rekaman (pick-up), karena penanganan meningkat (pita magnetik ditutup ke dalam kaset plastik kecil, lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam perekam) dan meningkatkan / perekaman memuaskan / mendengarkan waktu (60 -120 menit / kaset).
Prinsip Kerja - untuk pemutaran - didasarkan pada pita pra-terdaftar melewati (dengan terus-menerus kecepatan) pada permukaan kepala pemutaran (kawat tembaga yang sangat kecil dibungkus pada logam magnetik); gerakan ini adalah menghasilkan arus listrik, diperkuat dan disaring kemudian, karena cara merekam, tindakan mekanis adalah serupa, tetapi operasi listrik dibalik: sinyal listrik terdaftar / “dicetak” pada tape dengan kepala yang sama (dengan perekam maju memiliki kepala yang terpisah untuk setiap fungsi: menghapus, catatan, pemutaran). bagian mekanik memungkinkan mencari lagu tertentu, fast forward / rewind tape, jeda, mendengarkan terus menerus, dll (melihat jenis konstruktif yang berbeda dari koleksi). Its Teknik telah terus-menerus dikembangkan, kualitas suara (indikator yang paling umum itu menjadi “rentang frekuensi”) menjadi dalam banyak kasus yang sama atau lebih unggul dibandingkan dengan negeri tape recorder reel-to-reel. Menurut pendapat saya, momen paling penting dari Prinsip kerja - untuk pemutaran - didasarkan pada pita pra-terdaftar melewati (dengan terus-menerus kecepatan) pada permukaan kepala pemutaran (kawat tembaga yang sangat kecil dibungkus pada logam magnetik); ini menghasilkan gerakan arus listrik, diperkuat dan disaring kemudian, karena cara merekam, tindakan mekanis adalah serupa, tetapi operasi listrik dibalik: sinyal listrik terdaftar / “dicetak” pada tape dengan kepala sama (perekam maju memiliki kepala terpisah untuk setiap fungsi: menghapus, merekam, playback). bagian mekanik memungkinkan mencari lagu tertentu, fast forward / rewind tape, jeda, mendengarkan terus menerus, dll (melihat jenis konstruktif yang berbeda dari koleksi). Its Teknik telah terus-menerus dikembangkan, kualitas suara (indikator yang paling umum itu menjadi “rentang frekuensi”) menjadi dalam banyak kasus yang sama atau lebih unggul dibandingkan dengan negeri tape recorder reel-to-reel. Menurut pendapat saya, momen paling penting dari evolusi teknis dari produk ini adalah:
1. Menerbitkan pada tahun 1969 dari perekam kaset dek pertama (pertama di dunia adalah Philips N 2500), Yang dipersiapkan launching pada tahun 1972 dari perekam kaset high-fidelity-(pertama di dunia adalah Philips N 2510), Itu pokok meningkatkan adalah motor kontrol kecepatan elektronik, sinyal / noise rasio min.50 db;built-in dari suara filter, rentang frekuensi yang lebih luas (setidaknya antara 40 -14,000 hz), semua ini untuk tujuan kualitas suara yang lebih baik itu; geladak adalah varian konstruktif terbaik dari perekam kaset, memenuhi permintaan tertinggi, sampai meluncurkan CD;
2. Tampilan perekam kaset-auto-reverse yang telah mengizinkan terus-menerus mendengarkan kaset lebih (pertama di dunia adalah Philips N 2401 S, Pada tahun 1969-itu memiliki built-in toboggan yang memfasilitasi posisi berturut-turut kaset untuk bermain, dengan tujuan untuk menghilangkan rumit mekanika, pada akhir 80-an diproduksi: di / pemutaran balik bermain kepala???? (Pada akhir semester kaset pertama gilirannya otomatis untuk terus mendengarkan paruh kedua, pita bergerak dalam arti berlawanan karena penggulung kedua) dan kepala lagu 4 - lebih maju maka tersebut di atas - pada akhir kaset’s semester pertama rekaman itu dimulai secara otomatis untuk bergerak dengan cara yang berlawanan, bermain yang difasilitasi berturut-turut posisi kaset untuk bermain, dengan tujuan untuk menghilangkan rumit mekanika, pada akhir 80-an diproduksi: di / pemutaran balik bermain kepala???? (Pada akhir semester kaset pertama gilirannya otomatis untuk terus mendengarkan paruh kedua, pita bergerak dalam arti berlawanan karena penggulung kedua) dan kepala lagu 4 - lebih maju maka tersebut di atas - pada akhir kaset’s semester pertama rekaman itu dimulai secara otomatis untuk bergerak dengan cara yang berlawanan, memainkan bagian kedua menggunakan yang lain 2 trek;
3. Tampilan dari perekam-kaset digital, pertama kali diluncurkan oleh Sony Corp Jepang, approx. pada tahun 1987 bernama DAT (digital audio tape), Setelah beberapa tahun (tahun 1991), Philips meluncurkan juga sendiri Model digital, bernama DCC (kaset compact digital), Yang bisa memainkan juga yang lama kompak kaset; kinerja audio mereka adalah yang terbaik dapat menawarkan jenis item menggunakan pita magnetik (ex: range frekuensi = 20-20,000 hz!!), yang setara dekat dengan compact disc dan dengan peralatan profesional (satu-satunya masalah tetap kaset; pertunjukan audio mereka adalah yang terbaik dapat menawarkan jenis item menggunakan pita magnetik (ex:!! frekuensi range = 20-20,000 hz), yang setara dekat dengan compact disc dan dengan peralatan profesional (satu-satunya masalah tetap ansambel mekanik, lebih menyulitkan maka orang-orang dari CD).
(Compact disc) CD pasar yang rilis pada tahun 1982 - ditemukan oleh Philips dan dibuat dengan kontribusi kecil dari Sony - telah mewakili momen referensi baru di histry audio, karena peningkatan kualitas suara, (terutama, laser digunakan juga oleh Philips untuk membuat video laser disc pendahulunya = DVD lebih besar; item itu VLP 600 = Video Long Play, diluncurkan di Amerika Serikat, 1978). Secara bertahap, teknik digital juga menaklukkan daerah-perekam kaset itu, ditemukan oleh Sony pada tahun 1987 varian digital, bernama DAT = pita audio digital, menggunakan berbagai jenis kaset dan konsepsi mekanik (kepala rotasi, kecepatan tape = 2,3 cm / detik kaset, non-reversible - teknik ini terinspirasi oleh sistem = home video VHS). Setelah beberapa tahun, sekitar 1992 Philips telah menciptakan juga kaset sendiri perekam digital, bernama DCC = digital kompak-kaset, yang bermain baik kaset digital yang baru dan kompak lama-kaset (lihat DTC Sony 690 dan Philips DCC 300 dan 951.
Yang paling penting produsen: Philips (Belanda), Sony, Matsushita (National, Panasonic, Technics), Sharp, Akai, Pioneer, Nakamichi, TEAC, Otari (Jepang), Grundig, Telefunken, Blaupunkt, Uher, ITT-Schaub Lorenz (Jerman) , General Electric, RCA, Northern Electric (USA), Studer-Revox (Swiss), mereka mengembangkan semua jenis kaset-recorder, sampai teknik digital saat ini, yang selama rec-cass. kemungkinan. Di Rumania, perekam kaset-pertama diproduksi pada tahun 1975, di bawah lisensi perusahaan Polandia - Unitra, produksi terus sampai sekitar tahun 1993, termasuk radio-recorder, deck, audio-sistem, perekam data, dalam 4 pabrik. Kaset-perekam dipasarkan sebagai item individual sampai sekitar tahun 1996, ketika kompetisi CD menetapkan pencapaian skala besar dari gabungan audio-sistem (radio CD cass-rec); setelah tahun ini, bunga untuk item ini menurun terus-menerus, dan sekitar 2006 produsen utama (Philips, Sony, Panasonic) meninggalkan untuk mengembangkan model baru, bahkan dikombinasikan dengan item lainnya, ia digantikan oleh CD player dan itu diperpanjang varian: MP3, (yang dapat menyimpan hingga 5-7 jam musik), yang dimensi item yang ditentukan hanya dengan kemungkinan untuk menangani mereka dengan hanya satu jari!

Sumber Google.com

MENGOPERASIKAN CASSETTE RECORDER

Cassete recorder akan merekam sinyal audio ke dalam sebuah kaset. Cassette Recorder sering terlihat sudah terintegrasi dengan peralatan audio yang lain. Misalnya tape compo, tape deck, dan walkman. Dalam pengoperasiannya terdapat bagian sumber dapat berupa mikropon, peralatan musik (seperti gitar listrik atau organ), atau radio AM/FM. Pemilihan sumber audio dapat dipilih  sesuai dengan buku user manual. Tombol RECORD berfungsi untuk memulai perekaman, tombol RECORD dan PLAY biasanya ditekan secara bersama-sama.


Gambar Tape Recorder diatas merupakan contoh bentuk dari cassette recorder. Salah satu fungsi dari perekaman adalah menyimpan sinyal audio dalam kaset ,sehingga suatu saat bila diperlukan sinyal audio tersebut dapat dimainkan kembali sehingga terdengar pada speaker. Cassette recorder banyak dipakai oleh wartawan yang untuk menyimpan hasil wawancara kedalam bentuk kaset.
 
sumber Wikipedia

MENGINSTALL CASSETTE RECORDER

Ganti belt drive di dek kaset ony untuk menikmati kaset-kaset lama.


Deck kaset Sony menggunakan motor listrik untuk menggerakkan tape melalui pemain dan seluruh rekaman kepala yang mereproduksi audio. Motor roda gigi bergerak rekaman, dan roda dengan sabuk drive gulungan karet yang di roda dengan ketegangan yang cukup untuk memutar mekanisme. sabuk Drive dapat meregang dan istirahat pada waktunya, memerlukan penggantian.Dengan sabuk penggantian dan obeng, dek kaset Sony dapat diperbaiki dan berjalan dalam beberapa menit. 
Kesulitan: Cukup Mudah
Petunjuk
Hal-hal yang Anda akan Need:
· Obeng
· Penggantian tersedia sabuk di toko-toko elektronik perbaikan
· Pinset
1.Tuliskan tape dek Sony nomor model, yang terletak pada panel belakang dekat jack sambungan. Jumlah ini akan diperlukan untuk membeli sabuk pengganti.
2.Cabut tape deck Sony dari listrik, lalu lepaskan sekrup dari bagian atas komponen dan sepanjang tepi kembali ke lepaskan penutup.
3.Cari drive karet sabuk sepanjang depan sisi kiri dek Sony menatap lurus ke dalam komponen. sabuk berwarna hitam dan bulat seperti karet gelang. Membuat catatan dari jalur sabuk sekitar roda motor ke poros drive untuk roda yang mengubah gulungan tape dua di dalam kaset.
4.Lepaskan sabuk tua dengan menariknya dengan lembut untuk meregangkan karet sehingga dapat diangkat dari roda motor dan diambil dari komponen th. Jika sabuk lama rusak, menghapusnya dengan pinset untuk menghindari menyentuh komponen elektronik di dalam dek.
5.Instal sabuk baru di atas roda motor dan poros penggerak, sabuk peregangan lembut menyelinap ke dalam alur sekitar roda pada motor dan poros penggerak. Setiap roda menyerupai katrol dengan alur berjalan keliling lingkar. Sabuk kursi di alur.
6.Hapus semua alat dari tape deck terbuka dan masukkan ke stopkontak, kemudian tekan tombol "Play" tombol untuk menguji sabuk untuk gerakan yang tepat. The gigi kanan untuk kaset harus memutar berlawanan arah jarum jam. Tekan "Stop" kemudian "Rewind" untuk memverifikasi bahwa gigi kiri berputar searah jarum jam.
7.Pasang kembali penutup dan kencangkan dengan sekrup.

Cara Merawat Kaset

 
Seperti benda koleksi lainnya, kaset juga memerlukan perawatan khusus, terlebih jika kaset kaset itu adalah kaset yang sangat langka yang memiliki nilai historis yang tinggi. Cara merawatnya pun perlu teknik teknik khusus, sehingga jangan sampai niat awalnya merawat malah akhirnya menjadi rusak. Nah, berikut adalah beberapa kiat perawatan kaset :
  1. Jika anda membeli kaset bekas, biasanya terdapat coretan tangan, baik tandatangan maupun tulisan tangan lain dari pemilik sebelumnya. Nah, untuk menghilangkan Tulisan-tulisan itu bisa dilakukan dengan cara : menaruh air secukupnya di baskom dan campur dengan pemutih untuk cuci baju secukupnya, taruh sampul kaset di situ sebentar, lalu angkat dengan hati-hati, keringkan secara alami dalam suhu kamar ( jangan dijemur di terik matahari, karena akan membuat pita menjadi keriting).
  2. Jika kaset mulai bergoyang inul suaranya, ada beberapa cara merawat pitanya : letakkan kaset di freezer kulkas selama 2 hari, keluarkan, biarkan sampai mencair dan keringkan secara alami dalam suhu kamar (jangan dijemur di terik matahari). Atau kalau punya obeng kecil, buka penutupnya, bersihkan debu dengan hati-hati dng cotton buds, lalu singkirkan penutup pitanya –bagian yang bikin pita kaset nggak keliatan dari luar. Atau, celupkan ke bak / baskom berisi air, keringkan secara alami dalam suhu kamar selama beberapa hari. DO NOT USE a hair dryer!!!
  3. Untuk perawatan secara berkala, hindari menaruh kaset di atas speaker, karena bisa merusak rekaman di pita kaset tersebut, atau benda-benda elektronik macam tv, cd player, tape, dll. Hindari juga memutar ulang / rewind lagu kesukaan doang berulang-ulang. Jangankan kaset lama,kaset baru juga pasti jebol kalo kayak gitu. Paling bagus, kaset-kaset lama harus diputar sesekali untuk perawatan. Kalo malas dengerinnya, putar aja tapi kecilin volumenya, jangan di-rewind / fast forward, biarkan kaset itu berputar secara alami, dan debu-debu yang menempel di pitanya keluar dan menempel di tape. http://musikbuku.blogspot.com/2009/05/cara-merawat-kaset.html